BARRU | Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barru menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian, Selasa (17/02/2026) pagi.

Jajaran Rutan Barru bersinergi dengan pengelola Pasar Mattirowalie menggelar kegiatan Bhakti Sosial berupa kerja bakti pembersihan fasilitas umum.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Barru, Hardiman.

Aksi bersih-bersih ini menyasar area trotoar depan pasar hingga pembabatan rumput liar di lingkungan Pasar Mattirowalie agar kondisi pasar lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat yang akan berbelanja kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.

Kepala Rutan Kelas IIB Barru, Hardiman, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata bahwa Pemasyarakatan hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Hari ini kami turun langsung bersama Pejabat Struktural, staf, regu pengamanan, hingga warga binaan untuk membersihkan area Pasar Mattirowalie.

Kami ingin menyambut Ramadhan dengan lingkungan yang bersih, sekaligus mempererat koordinasi eksternal dengan pihak pasar dan petugas kebersihan setempat,” ujar Hardiman.

Dalam aksi sosial ini, Rutan Barru mengerahkan 7 orang Warga Binaan untuk membantu proses pembersihan. Kehadiran mereka merupakan bagian dari program pembinaan luar lapas yang tetap mengedepankan aspek keamanan dan pengawasan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Setiap warga binaan yang terlibat telah melalui proses seleksi ketat dan memenuhi syarat administratif maupun substantif untuk melakukan kegiatan korve di luar blok hunian.

Pada kegiatan ini turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pasar Mattirowalie beserta jajaran  yang menyambut baik inisiatif dari Rutan Barru.

Koordinasi antara petugas Rutan, petugas kebersihan kabupaten, dan pengelola pasar membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan fasilitas umum, serta membuktikan bahwa warga binaan tetap bisa berkontribusi positif bagi daerah selama menjalani masa pembinaan.(*)